Pendidikan

Sel Volta

Pinterest LinkedIn Tumblr

Sel volta atau sel galvani adalah satu dari sekian banyak hal yang menarik dalam ilmu kimia. Di sini akan dijelaskan secara lengkap mengenai pengertian, rangkaian, serta kegunaannya dalam kehidupan. Di bagian akhir artikel juga terdapat contoh soal yang sering muncul mengenai sel galvani tersebut.

Pengertian Sel Volta

Sel galvani atau volta berkaitan erat dengan penemuan baterai. Bisa dikatakan bahwa sel galvani merupakan cikal bakal penemuan baterai. Baterai sendiri ditemukan oleh Alessandro Volta pada 1800 lalu. Saat itu, Volta menemukan mekanisme dalam pembuatan baterai.

Mekanismenya adalah menumpuk cakram tembaga (Cu) serta seng (Zn) yang dipisahkan menggunakan kain, kemudian direndam dalam larutan air dan garam atau air asin. Baterai yang ditemukan oleh Volta ini sangat berbeda dengan baterai yang ada saat ini.

Baterai pertama di dunia ini bekerja dengan cara menghubungkan kabel ke dua ujung tumpukan sehingga menghasilkan arus yang stabil dan kontinu. Tegangan listrik yang bisa dihasilkan dari satu set cakram tembaga, seng, dan air garam ini adalah 0,76 Volt.

Nilai tersebut bisa menghasilkan kelipatan jika ada sejumlah sel yang ditumpuk bersama. Ukuran sel ini memang sangat besar. Seperti tidak sebanding dengan listrik yang dihasilkan.

Rangkaian Sel Volta

Secara umum, sel galvani tersusun atas 5 bagian. Berikut detailnya.

  1. Anode yang merupakan elektrode tempat di mana terjadi reaksi oksidasi
  2. Katode, yaitu elektrode yang menjadi tempat berlangsungnya reaksi reduksi.
  3. Elektrolit, adalah zat yang bisa menghantarkan listrik.
  4. Rangkaian luar terdiri dari kawat konduktor, berfungsi menghubungkan antara anode dengan katode.
  5. Jembatan garam yang tersusun atas larutan garam. Di sini ion-ion mengalur dari setengah sel anode ke setengah sel katode. Aliran ion juga bisa terjadi sebaliknya sehingga membentuk sebuah rangkaian listrik yang tertutup.

Kegunaan dalam Kehidupan

Dari penjelasan di atas sudah diketahui bahwa sel galvani/volta berguna untuk pembuatan baterai. Jadi, baterai yang digunakan dalam berbagai alat elektronik menggunakan penemuan yang satu ini.

Pemanfaatannya banyak, seperti di sel aki, baterai perak oksida, baterai alkaline, dan sel bahan bakar yang digunakan sebagai sumber listrik di pesawat ulang alik.

Contoh Soal

Untuk menambah pemahaman mengenai sel galvani atau volta yang sudah dijelaskan di atas, perhatikan dan pahami berapa contoh soal yang ada di bawah ini.

  1. Perubahan yang terjadi pada sel volta adalah …
    a. Energi listrik menjadi energi kinetik
    b. Energi gerak menjadi energi listrik
    c. Energi kimia menjadi energi listrik
    d. Energi listrik menjadi energi panas
    e. Energi listrik menjadi energi kimia

Pembahasan

Sel volta adalah sel yang memungkinkan terjadinya perubahan dari energi kimia atau reaksi kimia menjadi energi listrik, yaitu perbedaan potensial listrik yang berlangsung secara spontan.
Jawaban yang benar: C

  1. Jembatan garam pada sel volta memiliki fungsi untuk …
    a. Mengurangi anion
    b. Mengurangi kation
    c. Menambah anion
    d. Menambahkan kation
    e. Menyeimbangkan atau menstabilkan jumlah anion dan kation di dalam larutan elektrolit pada sel volta.

Pembahasan

Jembatan garam memiliki isi agar-agar serta zat elektrolit inert yang berguna untuk menyeimbangkan atau menstabilkan jumlah anion dan kation di dalam larutan elektrolit pada sel volta.
Jawaban yang benar: E

  1. Berikut adalah pernyataan tidak benar mengenai sel volta, yaitu …
    a. di katode terjadi reaksi penangkapan elektron.
    b. kation di sekitar anode akan bertambah.
    c. di elektroda negatif terjadi reaksi oksidasi.
    d. katode bermuatan positif.
    e. elektron mengalir dari katode ke anode.

Pembahasan

Beberapa spesifikasi dalam sel volta antara lain:

  • Katode adalah tempat terjadinya reduksi
  • Anode merupakan tempat terjadinya oksidasi
  • Katode memiliki muatan positif, sementara anode bermuatan negatif.
  • Elektron mengalur dari anode ke katode.
  • Jembatan garam memiliki fungsi untuk menetralkan muatan ion yang berlebih pada dua kompartemen antara anode dan katode sehingga reaksi bisa berlangsung dalam waktu lebih lama.
  • Jembatan garam berisi agar-agar dan zat elektrolit inert.

Jawaban yang benar: E

Sampai di sini, sudah banyak hal yang sudah dipelajari. Mulai dari pengertian, rangkaian, kegunaan sel volta, hingga beberapa contoh soal. Untuk meningkatkan pemahaman pada materi ini, sebaiknya kerjakan latihan-latihan soal lainnya ya!