Pendidikan

Perbedaan Perwakilan Diplomatik dan Konsuler

Pinterest LinkedIn Tumblr

Apa perbedaan perwakilan diplomatik dan perwakilan konsuler ? Banyak hal yang membedakan keduanya, namun mereka juga memiliki kesamaan.

Berikut adalah penjelasan dan pengertian serta perbedaan mengenai perwakilan diplomatik dan perwakilan konsuler. Simak sampai akhir ya.

Pengertian Perwakilan Diplomatik dan Perwakilan Konsuler

1. Perwakilan Dipomatik

Perwakilan diplomatik adalah perwakilan yang diutus oleh negara dan ditugaskan dalam bidang politik yaitu untuk menangani masalah diplomatik antara negara yang diwakilinya dengan negara yang lain.

Dimana masalah diplomatik tersebut termasuk ke dalam masalah informasi yang berguna antar negara, menjaga kepentingan negara sendiri, menjaga hubungan baik dengan negara lain, dan termasuk mengenalkan negara sendiri kepada negara lain melalui pemerintah pusat.

Surat tugas perwakilan diplomatik ditandatangani oleh Kepala Negara (Presiden) dan mereka hanya mendapat 1 perwakilan yang ditempatkan di Ibu Kota Negara. Perwakilan diplomatik dapat mempengaruhi perwakilan konsuler.

Perwakilan diplomatik berfungsi untuk memelihara kepentingan sebuah Negara melalui hubungan tingkat pusat, memantau perkembangan di negara lain dan melaporkannya kepada negara sendiri, serta menjaga persahabatan dengan negara – negara lain dapat dipercaya.

Perwakilan diplomatik mempunyai daerah ekstrateritorial, dimana perwakilan diplomatik berhak memasang bendera dan lambang negara di wilayah tempat tinggalnya.

Dan jika ada masalah di perwakilan diplomatik polisi tidak boleh menggeledah atau masuk langsung sebelum mendapatkan surat ijin termasuk ijin dari wakil diplomatik itu sendiri.

Perwakilan diplomatik akan mendapatkan keamanan pribadi dan keamanan harta bendanya serta mereka tidak tunduk terhadap yuridiksi di tempat mereka bertugas baik perdata maupun pidana.

Hak immunitas yang dimiliki perwakilan diplomatik penuh. Perwakilan diplomatik memiliki tiga golongan yaitu :

  • Duta besar atau ambassador merupakan perwakilan tingkat tertinggi dimana kekuasaannya bersifat penuh dan luar biasa. Duta besar ditempatkan di negara – negara yang dapat memberikan timbal balik dan bersahabat dengan sangat erat.
  • Duta atau envoy merupakan perwakilan yang berada di bawah duta besar yang memiliki tugas menyelesaikan berbagai masalah dengan negara lain dimana mereka harus berkonsultasi dengan negara asal mereka.
  • Kuasa usaha dibedakan menjadi dua yaitu kuasa tetap yang bertugas dan menjabat menjadi kepala dan kuasa sementara yang bertugas mewakili saat pejabat atau perwakilan tidak ada di tempat.

Mulai berlakunya perwakilan diplomatik adalah pada saat menyerahkan surat kepercayaan pada Konversi Wina 1961. Berakhirnya perwakilan diplomatik adalah jika

  • Sudah habis masa jabatannya.
  • Tidak disenangi oleh Negara penerima (dipersona non Grata).
  • Ditarik (recalled) oleh pemerintah negaranya.
  • Negara penerima dan pengirim perang.

Yang terdapat pada pasal 43 Konversi Wina 1961.

2. Perwakilan Konsuler

Perwakilan konsuler adalah perwakilan yang diutus oleh negara dan ditugaskan dalam bidang non politik yaitu untuk menjalankan kepentingan negara dalam bidang tertentu.

Dimana kepentingan negara tersebut sudah diatur sebelumnya. Kepentingan tersebut meliputi menjaga hubungan perdagangan, perekonomian, kebudayaan, dan yang lainnya dengan negara lain melalui pemerintah daerah.

Surat tugas perwakilan konsuler ditandatangani oleh Menteri Luar Negeri dan mereka mendapat lebih dari 1 perwakilan tergantung kebutuhan. Dimana perwakilan konsuler harus tunduk kepada perwakilan diplomatik.

Perwakilan konsuler berfungsi untuk memelihara kepentingan sebuah Negara melalui hubungan tingkat daerah, memajukan beberapa aspek hubungan dengan negara lain.

Aspek hubungan tersebut meliputi aspek perdagangan, ekonomi, kebidayaan, dan ilmiah dari kedua negara, serta mengurusi birokrasi seperti mengurusi catatan sipil dan mengeluarkan dokumen penting serta paspor warga negara yang akan pergi ke luar negeri.

Berbeda dengan perwakilan diplomatik, perwakilan konsuler tidak mempunyai daerah ekstrateritorial, dimana perwakilan diplomatik tidak berhak memasang bendera dan lambang negara di wilayah tempat tinggalnya.

Perwakilan konsuler juga tidak akan mendapatkan keamanan pribadi dan keamanan harta bendanya. Mereka harus tunduk terhadap yuridiksi di tempat mereka bertugas.

Jika mereka bersalah maka mereka harus di proses sesuai hukum yang berlaku di tempat mereka bertugas baik perdata maupun pidana.

Hak immunitas dari perwakilan konsuler tidak penuh melainkan hanya sebagian. Perwakilan konsuler memiliki tiga golongan yaitu :

  • Konsul jendral merupakan wakil resmi dari suatu negara di negara lain atau di negara mereka bertugas yang ditempatkan jauh dari perkotaan.
  • Konsul wakil konsul bertugas untuk membantu konsul jendral.
  • Agen konsul yang bertugas untuk menangani hal – hal yang bersifat kekonsulan.

Mulai berlakunya perwakilan konsuler adalah pada saat pemberitahuan yang layak kepada Negara penerima pada Konversi Wina 1963. Berakhirnya perwakilan konsuler adalah jika

  • Fungsi dari seorang pejabat kansuler telah berakhir.
  • Adanya pemberitahuan yang memberitahukan bahwa ia bukan lagi sebagai anggota staf konsuler.
  • Penarikan dari Negara pengirim.

Yang terdapat pada pasal 23, 24, dan 25 Konversi Wina 1963.

Persamaan Perwakilan Diplomatik dan Perwakilan Konsuler

  1. Perwakilan diplomatik dan perwakilan konsuler merupakan perwakilan yang diutus oleh sebuah Negara.
  2. Perwakilan diplomatik dan perwakilan konsuler memiliki tugas untuk memelihara tujuan nasional Negara pengirim.
  3. Perwakilan diplomatik dan perwakilan konsuler dijamin oleh Hukum Internasional.

Mungkin anda juga memerlukan informasi mengenai Perbedaan Sistem Saraf dan Sistem Hormon

Perbedaan Perwakilan Diplomatik dan Perwakilan Konsuler

Agar anda lebih jelas dan lebih paham mengenai perbedaan perwakilan diplomatik dan perwakilan konsuler maka kami rangkumkan dalam tabel di bawah ini.

PembedaPerwakilan DiplomatikPerwakilan Konsuler
Mulai BerlakunyaPerwakilan diplomatik mulai berlaku pada saat menyerahkan surat kepercayaan pada Konversi Wina 1961.Perwakilan konsuler mulai berlaku pada saat pemberitahuan yang layak kepada Negara penerima pada Konversi Wina 1963.
FungsiPerwakilan diplomatik berfungsi untuk1.   Memelihara kepentingan sebuah Negara melalui hubungan tingkat pusat.2.   Memantau perkembangan di negara lain dan melaporkannya kepada negara sendiri.3.   Serta menjaga persahabatan dengan negara – negara lain dapat dipercaya.Perwakilan konsuler berfungsi untuk1.   Memelihara kepentingan sebuah Negara melalui hubungan tingkat daerah.2.   Memajukan beberapa aspek hubungan dengan negara lain yang meliputi aspek perdagangan, ekonomi, kebidayaan, dan ilmiah dari kedua negara.3.   Mengurusi birokrasi seperti mengurusi catatan sipil dan mengeluarkan dokumen penting serta paspor warga negara yang akan pergi ke luar negeri.
TugasBidang politik yaitu menangani masalah diplomatik antara negara yang diwakilinya dengan negara yang lain.Dimana masalah diplomatik tersebut termasuk ke dalam masalah informasi yang berguna antar negara, menjaga kepentingan negara sendiri, menjaga hubungan baik dengan negara lain, dan termasuk mengenalkan negara sendiri kepada negara lain.Bidang non politik yaitu untuk menjalankan kepentingan negara dalam bidang tertentu. Dimana kepentingan negara tersebut sudah diatur sebelumnya.Kepentingan tersebut adalah menjaga hubungan perdagangan, perekonomian, kebudayaan, dan yang lainnya dengan negara lain.
SifatPolitisNon politis
Tanda Tangan Surat TugasSurat tugas perwakilan diplomatik ditandatangani oleh Kepala Negara (Presiden).Surat tugas perwakilan konsuler ditandatangani oleh Menteri Luar Negeri.
PerwakilanHanya mendapat 1 perwakilan yang ditempatkan di Ibu Kota Negara.Mendapat lebih dari 1 perwakilan tergantung kebutuhan.
Hubungan dengan PemerintahPerwakilan diplomatik dapat berhubungan langsung dengan pemerintah pusat Negara penerima.Perwakilan konsuler tidak dapat berhubungan langsung dengan pemerintah pusat Negara penerima, jika ingin berhubungan langsung dengan pemerintah pusat maka harus melalui perwakilan diplomatik.Perwakilan konsuler hanya dapat berhubungan dengan pemerintah daerah.
Hubungan antar PerwakilanPerwakilan diplomatik dapat mempengaruhi perwakilan konsuler.Perwakilan konsuler harus tunduk kepada perwakilan diplomatik.
Hak ImmunitasPenuhSebagian
Daerah EkstrateritorialMeliliki daerah ekstrateritorialTidak memiliki daerah ekstrateritorial
GolonganDuta besar, Duta, dan Kuasa Usaha.Konsul jendral, konsul wakil konsul, dan agen konsul.
BerakhirnyaPerwakilan diplomatik akan berakhir jika1.   Sudah habis masa jabatannya.2.   Tidak disenangi oleh Negara penerima (dipersona non Grata).3.   Ditarik (recalled) oleh pemerintah negaranya.4.   Negara penerima dan pengirim perang.Yang terdapat pada pasal 43 Konversi Wina 1961.Perwakilan konsuler akan berakhir jika1.   Fungsi dari seorang pejabat kansuler telah berakhir.2.   Adanya pemberitahuan yang memberitahukan bahwa ia bukan lagi sebagai anggota staf konsuler.3.   Penarikan dari Negara pengirim.Yang terdapat pada pasal 23, 24, dan 25 Konversi Wina 1963.

Demikian yang dapat kami sampaikan mengenai penjelasan, pengertian, dan perbedaan dari perwakilan diplomatik dan perwakilan konsuler.

Jika ada yang mempunyai cita – cita menjadi perwakilan diplomatik maupun perwakilan konsuler kami doakan semoga cita – cita anda dapat tercapai.

Semoga artikel ini juga dapat bermanfaat bagi para pembaca dan yang membutuhkan. Terima kasih 🙂

Referensi: Yuksinau.id

Write A Comment