Teknologi

Perbedaan DSLR dan Mirrorless

Pinterest LinkedIn Tumblr

Dulu mungkin anda mudah saat mengatakan kamera dengan lensa interchangeable adalah kamera DSLR, namun untuk saat ini anda tak bisa.

Hal ini karena kamera yang bisa diganti lensanya tak hanya model DSLR saja, namun juga kamera jenis baru yang dinamai mirrorless.

Lalu, saat coba naik kelas mencoba kamera HP menuju kamera yang lensanya diganti, ada dua pilihan, DSLR maupun mirrorless.

Kemudian, kedua jenis kamera ini pada dasarnya adalah kamera digital. Keduanya pun melakukan hal yang sama, namun masing-masing sudah punya kekuatan dan kelemahan yang akan memengaruhi keputusan saat membelinya.

Anda pun kembali bisa membayangkan mana kebutuhan yang bisa anda jadikan keutamaan hobi fotografi anda.

1. Pengertian

Kamera SLR atau yang punya kepanjangab Single lens reflex adalah jenis kamera yang sudah ada selama lebih dari seratus tahun.

Seperti pendahulunya dengan basis film, kamera DSLR alias kamera Digital SLR masih menggunakan cermin dalam memantulkan cahaya dari lensa ke bagian viewfinder alias jendela bidik.

Hal ini membuat anda akan melihat persis apa yang dilihat pada kamera secara optikal.

Apabila anda mulai mengambil gambar, cermin itu bisa naik dengan cepat, shutter yang ada di depan sensor gambar terbuka, dan cahaya tersebut akan mengenai sensor sehingga bisa dilakukan potret gambar.

Setelah itu, cermin tersebut dengan cepat akan balik ke posisi semula untuk melihat objek di viewfinder.

Sedangkan untuk kamera mirrorless, seperti namanya, tidak membutuhkan cermin. Cahaya yang akan melewati lensa dan gambar obyek akan ditampilkan di layar LCD atau elektronik vewfinder. 

Kemudian, anda baru bisa menekan tombol shutter dan gambar bisa tersimpan.

2. Ukuran dan Berat DSLR vs Mirrorless

Pada kamera DSLR secara umum punya ukuran yang relatif lebih besar, karena harus punya ruang untuk cermin dan mekanisme shutter.

Namun, kondisi terakhir DSLR sudah cukup kecil. Harga yang dibanderol juga agak mahal untuk kamera pemula. Sebuah kamera mirrorless yang punya merek Olympus PEN-EPL5 beratnya kurang dari 450 gram termasuk lensa.

3. Kemampuan dan Akurasi Auto Fokus

Kamera DSLR pakai mekanisme cermin untuk pengalihan cahaya ke sensor khusus yang dipakai dalam proses Phase Detect Auto Focus. Sensor yang bisa membuat mengatur lensa ke dalam fokus.

Sementara mirrorless menggunakan APS-C atau CMOS. Kebanyakan kamera mirrorless harus pakai teknik lambat yaitu Contrast Detect Auto Focus, metode yang sama saat digunakan oleh kamera point-and-shoot dan kamera di smartphone.

Perihal spesifikasi lebih lengkapnya dapat Anda lihat pada spesifikasi untuk tiap produk. Pada umumnya saat ini, kamera DSLR ada pada kekuatan sensor 24 MP.

Hal ini dapat kita lihat pada postingan website rekomended.com pada post kamera dslr terbaik atau kamera mirrorless terbaik yang menampilkan 11 kamera terbaik lengkap dengan spesifikasi dan harganya.

4. Viewfinder Kamera DSLR vs Mirrorless

Kemudian, sisi positif dari viewfinder DSLR ini bisa melihat gambar secara optikal langsung, lebih jernih, responsif dan lebih cerah dibandingkan elektronik.

Lalu, kamera mirrorless harus bisa menangkap preview gambar yang ada di layar LCD atau elektronik viewfinder. Kemudian, untuk LCD di siang hari dan cerah agak susah untuk dilihat.

5. Fitur Image Stabilization Mirrorless dibanding DSLR

Baik kamera DSLR atau mirrorless, kestabilan gambar dengan geser sedikit bagian dari optik lensa, teknik lainnya adalah geser sensor gambar yang utama.

6. Kualitas Gambar DSLR vs Mirrorless

Saat ini, pembuat kamera mirrorless telah menemukan cara untuk mengurangi noise, menggunakan sensor yang lebih baik, lebih besar, prosesor gambar yang lebih baik, dan sekarang tak ada perbedaan nyata dalam kualitas gambar dalam kebanyakan model konsumer.

DSLR high-end pakai sensor yang sangat besar yang disebut “tampilan full” sensor yang telah memberikan mereka keunggulan high end.

7. Gambar dan Video Playback

Saat akan menampilkan gambar yang baru ditangkap, kamera DSLR atau mirrorless dapat menggunakan layar LCD atau output HDMI ke televisi Anda.

Dilihat secara alami kamera tanpa cermin ini sangat cocok untuk video. Namun, saat inipun dengan standar video format 4K, kamera DSLR pun tak kalah dengan kamera mirrorless.

8. Lensa dan Aksesoris

Jika ingin beli kamera dengan lensa dapat dipertukarkan, artinya Anda membeli bagian seluruh lensa, dan aksesori lainnya yang cocok. Anda tidak dapat menggunakan lensa Micro Four Thirds di kamera DSLR.

Semua benar-benar tergantung pada prioritas Anda.

Jika kualitas gambar atas dan kecepatan yang paling penting bagi Anda, misalnya untuk sport, terlepas dari berat body, memilih DSLR untuk kinerja yang unggul dan dukungan luas jenis lensa.

Semoga beberapa perbandingan di atas membantu Anda menentukan pilihannya ya.

Seorang pembelajar. Mari kita saling mendoakan yang baik-baik.

Write A Comment