Hobi

Masalah Kesehatan Kucing

Pinterest LinkedIn Tumblr

Apabila kucing sedang dalam kondisi sehat, maka mereka akan menyukai kegiatan fisik, seperti berlari, melompat, bermain dengan benda di sekitar, hingga menggoda kalian.

Namun untuk mereka yang sedang sakit, mereka cenderung pasif serta kehilangan semangat untuk melakukan sejumlah aktivitas.

Maka dari itu, kalian harus mengetahui sejumlah masalah kesehatan pada kucing agar dapat langsung mengatasinya jika si kucing terindikasi penyakit.

Sebab jenis kucing dan harganya tidak akan menghindarinya dari penyakit yang dapat menimpa kucing apabila tidak dirawat dengan baik.

1. FLUTD

Penyakit saluran kemih bawah / Feline Lower Urinary Tract Diseases (FLUTD) sering terjadi pada kucing dengan kelebihan berat badan, tidak sehat serta yang memakan makanan kering.

Kondisi yang dapat memperburuk FLUTD yakni Stres, banyak diam di dalam rumah, serta perubahan mendadak pada kucing.

Untuk gejalanya FLUTD sendiri seperti:

  • Kucing lebih banyak minum.
  • Susah buang air kecil.
  • Urin berdarah.
  • Buang air kecil di tempat yang tak biasa.
  • Menangis ketika buang air kecil.
  • Menjilati area kemih sebab nyeri.
  • Depresi.
  • Dehidrasi.
  • Kurang nafsu makan.
  • Sampai muntah.

Segera hubungi dokter hewan apabila kalian mencurigai si kucing mempunyai masalah saluran kemih.

2.Kutu

penyakit pada anak kucing

Kehadiran kutu juga dapat menjadi masalah kesehatan pada kucing yang perlu kalian waspadai.

Parasit satu ini berwarna coklat tua serta mempunyai ukuran yang bervariasi, mulai dari yang kecil sampai sebesar biji wijen.

Untuk telur kutu bisanya nampak seperti bintik hitam / putih yang menempel pada bulu kucing dekat dengan akar.

Tak hanya membuat kucing tidak nyaman karena rasa gatal, si kucing juga dapat mengalami anemia.

Si kucing yang memiliki kutu biasanya akan terus menggaruk & menjilat bagian yang gatal.

Apabila demikian, kulit kucing akan menjadi kemerahan sebab iritasi, bulu rontok, hingga infeksi kulit.

3.Cacingan

Masalah kesehatan yang lain dan umum dialami oleh kucing yaitu cacingan.

Keadaan satu ini dikarenakan adanya cacing pita yang hidup di dalam usus kecil.

Cacing ini dapat tumbuh besar sampai 60 cm.

Ketika sudah terserang cacing pita, kucing akan muntah dan mengalami penurunan bb yang drastis.

Tak hanya itu, cacing dengan warna putih juga akan terlihat pada kotoran meong.

4.Diare

Diare pada kucing biasanya dialami karena adanya parasit di usus, makanan busuk / basi, alergi, penyakit hati, infeksi, hingga kanker.

Jika sudah terkena diare, kucing akan mengalaminya selama berhari – hariĀ  hingga berbulan – bulan lamanya.

Apabila keadaan ini dialami oleh kucing kalian, segera berikan air tawar bersih yang matang guna mencegah dehidrasi.

Apabila kucing masih mau minum banyak, maka keadaannya bisa berangsur membaik secara perlahan.

Tetapi apabila si kucing mengalami diare disertai dengan muntah, kotoran berdarah / berwarna gelap, lesu, demam, dan kehilangan selera makan, maka harus segera di bawah ke dokter.

5. Muntah – Muntah

penyebab kucing sawan

Muntah juga menjadi salah satu masalah kesehatan pada kucing lainnya.

Penyebab muntah sendiri dapat berasal dari makan makanan yang beracun, benda asing yang tak sengaja tertelan, diabetes, dan gangguan saluran kemih.

Apabila si kucing muntah terus – menerus, bukan hal yang tak mungkin apabila si meong sedang mengalami dehidrasi.

6.Sakit Mata

Sakit mata juga menjadi masalah kesehatan yang sering dialami oleh kucing.

Keadaan demikian biasanya dikarenakan adanya ulkus kornea, konjungtivitis, glaukoma, katarak, virus peradangan, trauma, dan penyakit retina.

Gejala umum sakit mata pada kucing yakni adanya kotoran mata yang terus – menerus keluar, mata berair, dan lapisan mata nampak keruh.