Teknologi

Internet of Things: Pengertian, Cara Kerja, Manfaat dan Contohnya

Pinterest LinkedIn Tumblr

Perkembangan teknologi sekarang ini kian pesat seiring waktu berjalan. Sekarang berbagai unsur peralatan sudah dilengkapi dengan teknologi sehingga dapat mempermudah pekerjaan penggunanya. Internet of things merupakan komponen utama yang membentuk semua teknologi yang Anda gunakan pada era modern seperti sekarang ini.

Pada artikel kali ini, kami akan membahas setiap hal tentang apa itu internet of things, unsur pembentukannya dan masih banyak lagi. Sehingga untuk kedepannya Anda lebih memahami konsep dan penggunaan internet of things dalam kehidupan sehari-hari.

Apa Itu Internet of Things?

Internet of things merupakan sebuah konsep atau program dimana sebuah objek mempunyai kemampuan untuk mentransmisikan atau mengirimkan data melalui jaringan tanpa memakai bantuan perangkat komputer dan manusia. Internet of things atau biasa disebut dengan IoF sekarang ini sudah mengalami banyak perkembangan.

Perkembangan dari IoT dapat dilihat mulai dari tingkat konvergensi teknologi nirkabel , microelectromechanical (MEMS), quick responses (QR) Code dan internet. IoT ini biasa diidentifikasi dengan RFID (Radio Frequency Identification) sebagai metode komunikasi.

Selain itu, juga telah mencakup teknologi berbasis sensor, misalnya teknologi nirkabel, QR Code yang biasa kita jumpai. Kemampuan dari IoT ini tidak perlu diragukan lagi.

Banyak sekali teknologi yang sudah menerapkan sistem IoT, sebagai contoh sensor cahaya, sensor suara dari teknologi Google terbaru, yakni Google Ai, Amazon Alexa.

Dan yang terbaru saat ini, penerapan dari Smart City yang sudah dilakukan di beberapa Negara maju, misalnya China dan juga Jerman. Sehingga, segala bentuk aktivitas dari penduduk suatu kota dapat termonitoring dengan baik oleh sistem dengan jaringan basis data berskala besar.

Cara Kerja Internet of Things

Banyak jurnal tentang internet of things yang dapat Anda jumpai di perkuliahan. Wajar karena bahannya memang diperlukan untuk menciptakan teknologi atau inovasi baru yang ada di sekitar Anda.

Di dalam jurnal tersebut, ada banyak sekali informasi tentang cara kerja IoT. Lantas bagaimana cara kerjanya? Sebetulnya cara kerja IoT yaitu bekerja dengan memanfaatkan argumentasi pemrograman dimana setiap perintah argumen tersebut dapat menghasilkan interaksi antar mesin yang terhubung secara otomatis tanpa ada campur tangan manusia dan juga tanpa batas jarak.

Maksudnya, internet disini menjadi penghubung dari kedua mesin tersebut. Lantas, dimana letak campur tangan manusia? Manusia di dalam IoT hanya sebatas pengawas dan pengatur mesin yang bekerja tadi.

Hambatan terbesar dari internet of things adalah penyusunan jaringan komunikasi yang ada didalamnya. Kenapa hal ini menjadi masalah? Karena jaringan di dalamnya benar-benar sangat kompleks.

Tidak hanya itu, IoT ini sesungguhnya membutuhkan sistem dengan keamanan yang sangat tinggi. Tidak hanya itu, pembiayaannya juga sangat mahal dan juga sering mengalami kegagalan.

Unsur-unsur IoT

Setelah mengenal apa itu internet of thing dan cara kerjanya, berikutnya masuk pada pembahasan tentang unsur-unsur IoT. Setidaknya terdapat lima jenis unsur pembentuk dari internet termasuk juga pada kecerdasan buatan, konektivitas, sensor dan lain sebagainya. Berikut ini adalah penjelasan:

1. Artificial Intelligence

Artificial Intelligence (AI) atau dalam bahasa Indonesia berarti kecerdasan buatan adalah sebuah penemuan yang bisa memberikan kemampuan untuk setiap teknologi atau mesin untuk berpikir menjadi smart.

Jadi, AI disini dilakukan dengan cara mengumpulkan berbagai data, pengembangan algoritma dan pemasangan jaringan dari kecerdasan buatan.

2. Keterlibatan Aktif

Banyak dari mesin modern yang masih memakai keterlibatan atau engagement secara pasif. Namun, yang menjadi pembeda dari mesin yang lain yaitu IoT sudah menerapkan metode paradigm aktif dalam berbagai konten, produk dan layanan yang sudah tersedia.

3. Sensor

Sensor adalah unsur yang menjadi pembeda dari IoT dengan mesin canggih yang lain. Dengan adanya sensor, mampu untuk mendefinisikan sebuah instrumen yang mana bisa mengubah IoT dari jaringan standar yang cenderung pasif menjadi sistem aktif yang terintegrasi dengan dunia maya.

4. Konektivitas

Konektivitas atau biasa disebut dengan hubungan koneksi antar jaringan. Di dalam sebuah sistem IoT yang terdiri dari perangkat kecil, setiap sistem akan saling terhubung dengan jaringan lainnya. Sehingga dapat menciptakan kinerja yang lebih efektif dan tentunya efisien.

5. Perangkat Ukuran Kecil

Di dalam perkembangan teknologi sekarang ini, semakin kecil sebuah perangkat tentu akan menghasilkan biaya yang lebih sedikit, namun efektifitas dan skalabilitas menjadi tinggi. Sehingga untuk masa yang akan datang, manusia lebih mudah memakai perangkat teknologi berbasis IoT dengan tepat, nyaman dan efisien.

Manfaat Internet of Things

Berikut ini adalah beberapa manfaat dari adanya internet of things, diantaranya sebagai berikut:

1. Meningkatkan Efektivitas Monitoring Kegiatan

Dengan Anda memakai internet of thing, efektivitas untuk mengontrol dan monitoring sebuah pekerjaan akan menjadi lebih mudah. Selain itu, teknologi cerdas juga bisa memberikan rekomendasi atau alternatif pekerjaan yang lebih mudah untuk pengguna.

2. Memudahkan Proses Konektivitas

Manfaat IoT adalah untuk memudahkan proses konektivitas antar perangkat atau mesin. Semakin koneksi antar jaringan baik, maka sistem perangkat bisa berjalan dengan lebih cepat dan juga fleksibel.

3. Ketercapaian Efisiensi

Dengan semakin banyak konektivitas jaringan yang sudah terbentuk, semakin kecil pula penurunan waktu untuk melakukan tugas. Sehingga, aktivitas dan juga kinerja manusia menjadi lebih terbantu dengan adanya IoT.

Contoh Internet of Things

Banyak sekali contoh dari penerapan IoT di dalam kehidupan sehari-hari yang tanpa Anda sadari sangat dekat dengan Anda. Berikut ini adalah beberapa contoh bidang yang sudah menerapkan teknologi IoT.

1. Bidang Energi

Dalam bidang energy, terdapat beberapa permasalahan yang timbul. Mulai dari polusi atau pencemaran, pemborosan dan juga berkurangnya pasokan sumber daya.

Oleh sebab itu, dengan adanya IoT ini sendiri mampu untuk mengurangi beberapa resiko tersebut. Seperti dengan penerapan sensor cahaya dan mampu untuk mengurangi penggunaan energi listrik.

2. Bidang Kesehatan

Sekarang ini, banyak sekali teknologi advanced yang bisa membantu kinerja dari dokter atau tenaga medis. IoT juga menjadi terobosan baru dalam pengembangan mesin dan alat medis untuk mendukung kinerja dari tenaga medis agar lebih efektif, tepat dan juga mengurangi resiko kesalahan.

3. Lingkungan Umum

Contoh internet of things yakni dalam bidang lingkungan umum. Dimana segala aktivitas dari manusia, hewan dan tumbuhan bisa dipantau serta diawasi dengan menggunakan teknologi IoT. Misalnya yaitu untuk melakukan penelitian kualitas air harus dibutuhkan sumber informasi yang akurat dan terpercaya.

Kesimpulan

Internet of Things merupakan sebuah konsep dimana objek mampu untuk mengirimkan data menggunakan jaringan untuk melakukan aktivitas kerja tanpa bantuan dari manusia atau interaksi dengan perangkat komputer.

Demikian informasi tentang apa itu internet of things yang dapat Anda pahami. Internet of things merupakan bagian yang tidak bisa dipisahkan dalam kehidupan manusia.

Sudah banyak mesin dan teknologi yang membantu kelangsungan hidup manusia, Jadi tidak heran lagi jika internet adalah jantung kehidupan masyarakat modern sekarang ini. Sekian dan Terimakasih.