Teknologi

Cara Mengatasi Laptop Cepat Panas

Pinterest LinkedIn Tumblr

Saat menggunakan laptop, pernahkah Anda merasakan suhu panas di area body? Jika ya, mungkin sudah saatnya Anda melakukan tindakan untuk mengatasi permasalahan tersebut agar tidak terjadi hal-hal yang dapat merusak laptop.

Panas merupakan salah satu musuh utama pada laptop. Sebenarnya suhu panas itu wajar saja, tapi kalau sudah berlebihan pasti akan sangat mengganggu kinerja dari laptop tersebut.

Jika laptop sudah panas, biasanya akan muncul masalah-masalah seperti laptop hang, laptop mati sendiri, laptop restart sendiri, dan lain sebagainya. Untuk itu, alangkah baiknya kita segera mengatasi hal tersebut.

Laptop memang memiliki fungsi seperti PC, namun yang perlu diketahui adalah laptop cenderung lebih cepat panas jika dibandingkan dengan PC. Jika menggunakan PC, mungkin Anda bisa bermain game berhari-hari non stop.

Tapi, jika Anda menggunakan laptop dalam waktu berhari-hari tanpa dimatikan, mungkin suhunya jauh lebih panas dibadingkan penggunaan normal. Parahnya lagi, laptop bisa mati total karena overheat.

Tips Agar Laptop Tidak Cepat Panas

Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, pada kesempatan kali ini kami akan memberikan kutipan dari charis.id terkait tips agar laptop tidak cepat panas.

Letakkan Pada Tempat Datar

Bagi sebagian orang, peletakan laptop seringkali diabaikan. Masih banyak orang yang menggunakan laptop pada alas yang lunak dan empuk.

Salah satu contoh yang sering terjadi adalah meletakkan laptop pada kasur. Peletakan seperti inilah yang bisa menyebabkan laptop cepat panas. Hal ini dikarenakan laptop tidak bisa mengeluarkan panas akibat tersumbat alas yang empuk tadi.

Oleh karena itu, silahkan gunakan alas yang datar untuk meletakkan laptop. Rekomendasi terbaik adalah meja yang terbuat dari triplek ataupun lainnya, yang terpenting datar.

Bersihkan Debu

Membersihkan laptop adalah hal yang harus dilakukan paling tidak seminggu sekali. Hal ini dimaksudkan agar tidak ada debu yang masuk ke dalam komponen penting laptop, contohnya cooling fan.

Cooling pan merupakan komponen penting yang berfungsi untuk mengeluarkan panas dari laptop. Jika komponen ini sudah tersumbat debu, maka proses pengeluaran panas akan terhambat.

Untuk membersihkan laptop dari debu, Anda bisa memanfaatkan mini vacuum cleaner khusus untuk laptop. Anda bisa mendapatkannya di toko komputer terdekat.

Gunakan Cooling Pad Eksternal

Cooling pad eksternal merupakan hardware yang bisa digunakan untuk menghambat panas pada laptop. Dengan hardware ini, maka proses pendinginan laptop akan lebih optimal.

Penggunaan alat ini juga cukup mudah, Anda hanya perlu metelakkan cooling pad di bawah laptop dan menyambungkannya pada port USB, secara otomatis cooling pad akan hidup.

Namun, penggunaan cooling pad juga memiliki kelemahan yaitu baterai akan lebih boros. Hal ini terjadi karena arus yang diambil untuk menghidupkan cooling pad berasal dari laptop.

Ganti Thermal Paste

Kita pasti sepakat kalau salah satu komponen laptop yang cepat panas adalah processor. Bagi Anda yang belum tahu, di bawah processor terdapat thermal paste yang digunakan untuk mengurangi panas yang dihasilkan processor.

Nah, thermal paste juga memiliki jangka waktu pemakaian, semakin lama biasanya thermal paste akan kering. Oleh karena itu, Anda perlu menggantinya dengan yang baru agar processor tidak overheat.

Gunakan Laptop Sesuai Kebutuhan

Penggunaan yang berlebihan memang tidak baik untuk laptop, karena akan memaksa komponen untuk bekerja lebih keras sehingga menyebabkan panas yang berlebihan.

Laptop juga butuh waktu istirahat, jadi sekiranya Anda tidak menggunakan laptop tersebut, alangkah baiknya dimatikan saja karena penggunaan laptop dalam waktu lama juga akan membuat laptop panas.

Bonus (Scan Virus)

Virus merupakan salah satu musuh pada laptop, khususnya yang menggunakan sistem operasi Windows. Perlu diketahui, virus yang menyerang laptop akan berjalan di latar belakang dan sudah pasti akan memberatkan kinerja laptop sehingga laptop cepat panas.

Oleh karena itu, Anda perlu melakukan scanning virus paling tidak seminggu sekali. Jika tidak, ditakutkan akan ada virus yang menyerang laptop tanpa diketahui. Syukur kalau virusnya bisa dihapus dengan antivirus, kalau tidak ya Anda harus melakukan install ulang.

Install ulang adalah cara pamungkas untuk menghapus virus laptop. Bagi yang laptopnya memiliki spek tinggi, lebih baik install ulang Windows 10 saja karena pada versi Windows tersebut terdapat antivirus bernama Windows Defender yang kinerjanya cukup bagus.

Demikianlah sedikit tips yang bisa kami bagikan terkait cara mengatasi laptop panas. Semoga artikel ini bisa bermanfaat dan menambah wawasan kita semua.

Write A Comment