Bisnis

Cara Memulai Usaha Ternak Kroto

Pinterest LinkedIn Tumblr

Ternak kroto menjadi peluang usaha yang bisa dijalankan dengan menggunakan banyak media.

Selain itu, harga kroto dalam satu kilonya bisa mencapai ratusan ribu rupiah, sehingga bisa menghasilkan keuntungan yang begitu besar.

Bagi Anda yang tertarik dengan usaha ini, berikut cara memulai usaha ternak kroto yang bisa dilakukan, seperti di bawah ini.

5 Cara Memulai Ternak Kroto Dengan Media Toples

Banyak media yang dapat digunakan dalam melakukan ternak kroto, salah satunya adalah dengan menggunakan media toples. Media ini diketahui lebih mudah dilakukan dibandingkan dengan media lainnya, sehingga Anda dapat mengikuti beberapa tahapannya yang telah kami dapatkan dari Bisabisnis.id berikut ini.

1. Siapkan Bibit

Bibit yang perlu dipersiapkan untuk memulai ternak kroto adalah menyiapkan semut rangrang yang berada dalam satu koloni. Hal ini bertujuan agar kroto dapat tumbuh dengan baik, tanpa ada masalah apapun.

Dalam satu koloni semut rangrang, mereka memiliki empat jenis semut yang memiliki tugas masing-masing. Pertama, ada ratu semut yang memiliki tugas sebagai penghasil telur. Kedua, ada semut jantan yang memiliki tugas untuk mengawinkan dengan sebut betina agar mampu menghasilkan kroto.

Ketiga, ada semut pekerja yang bertugas untuk mengasuh kroto muda, dan ke-empat merupakan jenis kroto prajurit yang bertugas melindungi koloni semut serta makanannya. Sesama koloni semut, mereka akan saling membantu dan menghasilkan kroto yang mulus untuk dijual ke pasar.

2. Membuat Kandang Khusus Dari Toples

Penggunaan toples untuk kandang kroto merupakan solusi terbaik karena bisa membuat Anda lebih hemat dan mudah dalam pembuatannya. Cukup sediakan beberapa toples dan tutup rapat bagian atasnya. Lalu, Anda harus membuat lubang sekitar 5-7 sentimeter di bagian bawahnya, kemudian tutup dengan lakban agar semut tidak mudah keluar.

Selanjutnya, Anda perlu menyediakan nampan plastik berbentuk datar, lalu isi air sebanyak setengah dari tinggi nampan tersebut. Beri batu di bagian tengah permukaan nampan dan letakkan bibit di batu tersebut.

Arahkan toples dengan posisi terbalik alias tutup toples berada di bawah, kemudian bagian bawah toples yang berlubang menjadi di posisi atas. Apabila sudah sempurna, Anda dapat menyimpannya di tempat aman dari jangkauan anak serta benda-benda berbahaya.

3. Beri Makan Dengan Teratur

Untuk bisa memberikan makan para semut rangrang, Anda cukup meletakkan gelas yang sudah diisi air serta gula di samping toples. Sehingga, para semut akan lebih mudah menjangkau makanannya dan mampu menyelesaikan pekerjaannya dalam membuat kroto.

4. Rawat Tempat peternakan Dengan Baik

Seperti beternak pada hewan lainnya, saat Anda melakukan ternak kroto, maka perawatan kandang atau toples harus dijaga kebersihannya. Terutama di bagian kelembapan suhu udara dan cahaya yang mesti didapatkannya. Anda harus rutin membersihkan kandang agar semut rangrang dapat menghasilkan kroto dengan baik.

5. Saatnya Panen kroto

Perlu Anda ketahui bahwa beternak kroto memiliki masa panen di usia 4 sampai dengan 6 bulan. Untuk Anda yang baru memulai usaha ini, sebaiknya jangan langsung di panen terlebih dahulu dan membiarkan semut berkembang biak dengan banyak. Diperkirakan 1 toples semut dapat dipanen sebanyak 2 ons kroto. Berarti untuk mendapatkan 1kg kroto, Anda wajib memanen sampai 10 toples.

Itulah 5 cara memulai usaha ternak kroto yang bisa Anda ketahui dan menjadi tahapan penting untuk tidak dilewatkan. Pastikan Anda menekuni usaha ini, hingga mampu mendapatkan keuntungan besar dalam satu kali panennya.

Write A Comment